Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Pengaruh Membicarakan Orang Lain



Bukti membicarakan orang lain bisa celaka


Membuktikan gosib atau ghibah menghancurkan kehidupan dan melemahkan karena jejak radiasinya mempengaruhi orang lain untuk membeci atau menjauhi padahal belum tentu benar, Gosib adalah membicarakan orang lain dengan kesalahanya, kelemahannya, bahkan bahanyanya lagi menambahkan yang tidak benar. Di artikel ini saya akan membuktikan bahwa pengaruh membicarakan orang lain di dalam kehidupan, segi positif dan negatifnya

Pada zaman sekarang gosib menjadi menu yang biasa kita lakukan entah di sadari atau tidak di sadari, asyiknya membicarakan kenalan kita atau keluarga bahkan saudara terdekat kita menjadi tema yang sangat menarik di sela sela pembicaraan atau diskusi. Dengan tempat yang nyaman sambil menikmati hidangan seakan kenikmatan itu tak tertandingi di warung kopi, cafe, tempat nongkrong bahkan di rumah salah satu teman atau saudara utuk mengosib sebagai bumbu tambahannya tanpa anda sadari bahaya di balik semua itu.

Suatu kesalahan atau kelemahan bisa menjadi bahan menarik pembicaran dan menularkan kebencian terhadap sesama manusia. Parahnya lagi gosib menjadi acara televisi yang paling favorit dan mendapat penonton paling banyak di berbagai negara belahan dunia.

Fenomena yang sangat luar biasa. Kalangan penikmatnya pun berbagai usia tidak pandang jenis kelamin. Bahkan saya sebagai penulis merasakan efek timbal balik radiasi menggosib. Tulisan artikel ini berdasarkan pengalaman saya yang nyata.
Pastinya anda skalian mengetahui baik dari cerita majalah atau pun televisi kasus penyebaran video dewasa antara artis C (cewek) dan A (cowok) si cewek adalah pembawa acara gosib di sebuah stasion televisi Anda pasti tahu kan bagaimana pembawa acara gosib? Ya pasti kerjaanya mengosib sana sini,  tanpa dia sadari kenikmatan mengosib itu jadi petaka yang di gosib mau pun penggosib apalagi menggisi acara gosib di bayar sebagai artis pastilah menyenangkan.


Yang di bicarakan pada acara tersebut banyak yang hancur materi, keluarga, psikis, semuanya runtuh tak muncul lagi. Efek dari gosib beramai ramai. Ya beramai ramai karena acara tersebut di tonton orang dan orang yang menonton menjadikan tema pembicaraan. Seakan korban gosib terkena bom nuklir dari segala penjuru. Bagaimana dengan si C pembawa acara tersebut? Efek timbal balik mengandung radiasi jika kita mengosib tak lama kemudian si C pun merasakan, atas skandal masalah penyebaran video dewasa. Dan menghancurkan seluruh kehidupannya. Tidak hanya itu. Mungkin anda pernah mengosibkan seseorang di sekitar anda dengan teman atau siapa aja yang dekat dengan anda.

Coba anda perhatikan orang yang menjadi objek pembicaran anda, apa yang anda lihat? Kelihatan tak bersemangat? , kelihatan jutek? Ada perasaan enggan untuk mendekat? Orang tersebut kelihatan aneh? Jawaban jujur anda pasti "Ya" sekarang apa yang anda rasakan setelah membicarakan orang lain segi negatif? Terasa pegal di tengkuk? Ada perasaan aneh? Tak bersemangat? Malas? Jika anda jujur pasti menjawab "iya"



Bagaimana membuktikan bahwa mengosib mempunyai radasi timbal balik? Bagaimana cara membuktikanya?

Mari kita buktikan.

Kumpulkan 10 orang atau lebih ,lebih banyak orang lebih baik karena efek yang di tibulkan sangat nyata. Pada pembuktian saya, saya kumpulkan 30 orang Kemudian kumpulkan pada suatu ruangan yang cukup jangan ruangan yang besar cari ruangan yang cukup saja. Duduk bersantai rilex Hilangkan ketegangan pada otot seluruh tubuh ambil nafas dalam dengan hidung lepaskan berlahan. Ulangi hingga 3 kali. Pilih salah satu teman kemudian keluarkan teman kita jauh dari ruangan perkirakan teman yang di luar tidak mendengarkan suara di dalam ruangan nantinya. Setelah itu, jika di dalam ruangan terdapat 10 orang dan satu di luar berati 11 orang. Dari kesepuluh orang yang berada di dalam ruangan minta untuk memBicarakan teman di luar gosibkan dengan penuh semangan, hina dia, cemooh dia, luapkan dengan kemaraam dan emosi. Selama 5 menit. Keluarkan seluruh energi negatif untuk dia. Jangan sampai teman yang ada di luar mendengarkan suara dan luapan emosi yang ada di dalam. Lakukan dengan semangat menghina, mencemooh semua yang negatif keluarkan atas dirinya. Setelah 5 menit berlalu.

Jemput teman yang berada di luar jgn di beri tahu apa yang terjadi di dalam ruangan, minta dia yang membuka pintu, yang berada di dalam ruangan di minta santai seperti tidak ada apa2 yang telah di lakukan. Apa Yang Terjadi?? Ketika percobaan ini saya lakukan teman saya membuka pintu dan baru melangkah satu langkah masuk langsung pinsan tak sadarkan diri. Jangan panik jika teman kita pinsan. Saya bawa keluar dan saya olesi wewangian yang telah saya siapkan sebelumnya. Tak lama kemudian dia siuman.

Kemudian saya katakan kepada teman saya yang baru siuman untuk tetap berada di luar. Saya masuk ruangan dan menayakan teman yang ada di dalam ruanga. Dengan duduk santai saya bertanya bergantian dengan satu pertanyaan. Apa yang anda rasakan setelah anda meluapkan segala cacian atau apa pun tadi? Jawaban dari mereka? Saya merasakan pegal di seluruh tubuh, stres, semangat yang hilang, terasa aneh, pusing, kepala saya berat Dll jawaban mereka. Kemudian saya instruksikan untuk duduk santai dan rilez kembali dan melupakan apa yang tadi terjadi dengan menarik nafas dalam dengan hidung dan lepaskan secara berlahan sampai lima kali berulang.

Selanjutnya kita ulang hal tersebut tapi kebalikanya, sanjung teman kita yang ada di luar, puji kebaikannya, dengan luapan kesenangan semangat keberhasilan terus dan terus hingga 5 menit juga. Katakan bahwa dia orang baik, suka menolong, apa saja tentang kebaikanya.

Dengan penuh semangat dan energi positif tentunya jangan berhentu sampai lima menit. Kemudian kita panggil teman di luar untuk masuk, minta dia untuk membuka pintu. Apa yang terjadi?? Dadanya membusung senyum yang lebar wajahya kelihatan ceria, tertawa riang saling mebalas. Ada yang terharu hingga meneteskan air mata semangat dan kegirangan. Pelajaran apa yang kita peroleh dari sini? Ya itu efek dari memgosib atau membicarakan orang lain dengan kelemahan atau kekuranganya. Dan efek kebahagian, semangat, ceria, jika kita membicarakan kebaikan. Karena kekuatan radiasi yang di timbulkan mempengaruhi kedua belah pihak.


Di dunia ini tidak ada kesempurnaan, kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. Kita dapat mengambil pelajaran dari tulisan artikel ini terutama saya sebagai penulis dan anda sekalian sebagai pembaca alangkah indahnya dengan kebaikan akan membawa kebaikan menuju kesuksesan penuh damai. Itulah bukti nyata bahwa membicarakan orang lain, teman, tetangga, saudara dll bisa mempengaruhi tubuhnya.







Berlangganan via Email