Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Sikap Yang Harus Di Hindari Untuk Menjaga Hubungan Suami Istri

Perbaikilah demi kebahagian keluagamu

   Pernikahan adalah upacara sakral bagi umat manusia dan menjadi pembeda manusia dan para mahluk hidup lainya. Pernikahan pada hakikatnya ikatan cinta abadi diantara dua mahluk yang saling mencintai.  Kebahagian menjadi harapan setiap insan yang mengikat tali pernikahan di nahkodai seorang suami dalah bahtra rumah tangga. Sejatinya para suami yang baik bertanggung jawab atas kapal yang di kontrolnya sebagai dukungan kelancaran dan terkontrolnya kapal dengan baik adalah sang istri. Semua dapat berubah baik dan buruk bahkan kehancuran rumah tangga, apabila sang nahkoda tergoncang psikisnya dengan kurang baiknya sang istri sebagai pendukung. Beratnya awal pernikahan menjadi awal dari kebahagian kedepan. Apabila kesemuanya saling mendukung menuju kebahagian yang abadi dengan menghadapi semua cobaan dan rintangan yang terjadi dan akan terjadi.

   Faktor yang menghancurkan kebahagian keluarga tanpa atau di sadarinya penyebabnya sang istri sebagai pemicu masalah tersebut dan kehancuran suami sebagai kepala rumah tangga
 
   Sikap istri yang tidak sayang terhadap suaminya
Tidak ada suami yang tidak menginginkan kasih sayang istrinya. Walau pun sang suami tampak tidak membutuhakan kemesran, sudah menjadi kewajiban istri membumbui kehidupan bersama suami dengan kemesran. Suami sangat membutuhkan kemesran untuk memacu semangat dan kualistas hidupnya yang sangat berat dan dapat memperkuat jalinan kasih sanyang diantara keduanya. Hubungan jangan di perjual belikan untuk menguasai sang suami, pasang tampang tidak mengenakan di pandang mata suami menjadi pemandangan biasa sang istri terhadap suami adalah kebiasan yang membuat para suami frustasi. Ikutilah kemauannya walau tak mengenakan.


   Pikiran yang negatif menyelimuti para istri. Hal hal kecil yang menggagung pikiran sebaiknya anda selesaikan dengan mandiri selagi anda masih bisa mengatasinya tanpa bantuan suami anda, tidak ada kesempurnaan tanpa saling medukung antara suami istri. Menceritakan permasalahan kepada orang lain termasuk saudara atau keluarga anda sebagai istri atas kesalahanya atau pun kekuranganya itu hal yang tidak baik. Seperti halnya ketika anda bertengkar dengan suami, anda menceritakan kepada orang lain atau keluarga bahkan saudara adalah kesalahan terbesar karena dengan anda bercerita tidak ada gunanya dan semakin parah jika sang suami memdengar ocehan anda di luar. Ingatlah lidah lebih tajam dari mata pedang. Yang mengerti suami anda adalah anda sendiri. Begitu suami pulang kerja Anda melontarkan semua kekesalan yang memenuhi hati Anda hari itu.
Bayangkan beban suami anda seberat itu bekerja mencari segala kebutuhan memeras otak dan keringat terkadang di malam hari dia hanya memejamkan mata tapi otaknya masih berputar memikirkan keluarga dengan rasa lelah dan sakit di sekujur tubuhnya. Sikap negatif menghabiskan energi. Walaupun suami suka membetulkan sesuatu yang tidak beres, tetapi bila Anda membanjirinya dengan segala hal yang negatif, sulit bagi dia untuk memecahkan persoalan Anda.
Satu hal yang saya pelajari dari pernikahan ialah pria yang baik ingin hidup bahagia, dan Apabila dia tidak dapat membantu Anda merasa bahagia, dia akan sangat terganggu. Tidak ada salahnya, dan dapat dimengerti Apabila Anda sesekali mengalami hari yang kurang menyenangkan, tetapi janganlah setiap hari mengeluh.


   Pola hidup yang tidak berimbang
Hal terbaik yang dapat dilakukan seorang wanita bagi suaminya ialah hidup sesuai dengan kemampuannya." Istri, tunjukkan penghargaan dan rasa hormat Anda kepada suami dengan mengikuti anggaran belanja secara saksama dan memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang Anda miliki.
Merengek terus-menerus karena tidak cukup uang dan melakukan pengeluaran yang boros  adalah cara yang buruk untuk menyatakan terima kasih kepada suami Anda yang setia dan sudah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Anda memang tidak mampu membeli smarphone, laptop, membangun rumah seperti halnya saudara anda percalah dan yakinlah semua itu pasti tercapai dengan kesabaran dan ketelatena jangan hiraukan suara suara di luar semua perlu waktu untuk menggapainya. Mungkin sudah berbulan-bulan bahkan bertahun tahun Anda impikan, tetapi suami Anda akan berterima kasih bahwa Anda sudah menghormati dia dan bersyukur atas apa yang dia berikan.

   Mendahulukan kepentingan anda
Bila Anda lebih memikirkan tentang saudara, ibu, bakat atau karir daripada suami Anda, secara terang-terangan Anda menyatakan bahwa Suami anda tidak ada harganya. Bayangkan bila selama bertahun-tahun seseorang melakukan hal itu terhadap Anda. Apa yang akan terjadi dengan harga diri Anda?
Utamakanlah suami Anda dan keluarga kecil anda.
Meskipun hal itu mungkin terasa berat dan memberatkan, Anda akan kaget bila menyadari bahwa itulah kunci bagi kebahagiaan terbesar dalam perkawinan. Banyak pasangan bercerai karena mereka tidak saling memperhatikan dan mengasihi serta tidak mengutamakan pasangan mereka.

Berbicaralah apa adanya terus terang. Bersikaplah jujur tentang apa yang Anda rasakan, jangan menunggu sampai Anda emosi karena tidak kuat memendam perasaan itu. Bila dia bertanya ada apa, jangan berdusta dengan menjawab "tidak ada apa-apa" tetapi berharap dia bisa membaca pikiran dan emosi Anda. Bersikaplah terbuka dalam menyatakan perasaan terhadap pasangan anda. Pilih waktu dan saat yang tepat untuk berbicara dan mendiskusikan semua pemasalahan.

Berlangganan via Email