Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Cara Mudah Membina Keluarga Bahagia

Jangan Pernah Membawa Perasaan

Add caption

 Kunci dari Kebahagian berumah tangga adalah saling memaafkan di antara suami dan istri, melupakann suatu kejadian yang melukai perasan istri, sikap suami terhadap istri yang paling tidak menyenangkan terhadap istri.  Semisal ucapan, tindakan atau sikap, memang bukan suatu yang gampang untuk melupakan tindakan tidak menyenangkan itu. Apalagi berkaitan dengan hati dan perasaan.
Dari pada Anda sebagai istri merancang strategi untuk balas dendam, untuk menyakiti balik mari kita belajar untuk mengatasi bagaimana menghadapi suami yang menyakiti kita, agar semua kembali pada garisnya yaitu ketenangan dan ketentraman, dan kembalinya kecerian keluarga kita.

   Jangan berbicara seakan mencurigai atau membuat suami seperti tersangka.
Tidak semua suami bersalah terkadang ada penyebabnya dia berbuat suatu sikap menyakitkan itu, hingga menyakiti hati istri tersayang. Tetapi istri haruslah tetap menyuguhi dengan kata-kata yang tidak memihak,hindari peekataan menekan seakan memberi tuduhan, bahasanya sang suamilah letak semua kesalahan. hingga sang istri merasa tersakiti.
mungkin juga suatu masalah bisa terpicu karena perbuatan istri, yang merangsang kemarahan suami. istri merasa benar dan mempunyai ego yang besar ini biasanya bisa berakibat fatal karena dapat menyelimuti solusi untuk memecahkan suatu masalah tersebut.

   Memecah pikiran negatif  yang memicu timbulnya emosi memang tidak mudah apa salahnya istri berusaha untuk mencapainya.
Emosi yang memancing kemarahan membuat orang akan bertindak bodoh dan sering membuat menyesal pada akhirnya nanti. Apabila sedang marah, sebesar apapun amarahnya, diam. tunda  dulu pembicaraan dengan pasangan sampai Anda merasa benar-benar tenang tanpa reda emosinya kemudian lanjutkan ketika hati dan pikiran tenang

Hormati permintaan jika pasangan butuh waktu menenangkan diri, mungkin lima menit atau satu hari. Dalam masa ini jangan mengungkit masalah dengan memaksa diskusi saat pasangan belum siap. Bahkan jika istri merasa di pihak benar, terlalu mendesak meminta penjelasan bisa memperkeruh masalah.
memang kita harus menenangkan diri setelah kejadian itu tetapi menenagkan diri tidak boleh di jadikan suatu alasan untuk menghidari suatu masalah maupun menghindar satu sama lain ini dapat membuat problem tak terpecahkan penyelesaianya, apa lagi saling mencueki. keadaan menenangkan diri tidak boleh lebih dari 2 x 24 jam.

   Jaga Sikap Anda, jangan pernah sekali   kali membanding-bandingkan antara suami anda dengan lelaki lain dengan ucapan atau di dalam benak anda, terlebih waktu mencari jalan keluar.
menahan diri untuk membicarakan pembanding antara suami dengan orang lain. Sadarilah bahwa manusia mempunyai kelemahan atau kelebihan.
membandingkan suami sama halnya dengan anda memicu masalah baru lagi karena pria tidak suka di bandingkan, bukan hanya pria wanita pun sama. bahkan akan memicu suami beranjak meninggalkan tanpa adanya penyelesaian. coba dengan hati tenang terkendali baik secara berfikir atau emosional untuk penyelesaian masalah

Berbicara dengan pasangan anda secara
jelas perspektif, lembutkan kata yang anda keluarkan, bagaimana pun perasaan yang anda rasakan, untuk penyelesaian.

coba membuka diri dengan membantu suami untuk memahami sikap atau omonganya, membuat istri merasakan sakit hati yang berefek frustasi. Biarkan suami memahami dampak atas ucapanya terhadap istri bahkan sikap yang dilakukan sangat menyakitkan.

   Usahakan pilih kata yang halus agar lebih mudah diterima. atau kata yang tidak menyingung perasaanya agar dapat mengendalikan keadaan dan pembicaraan agar penyelesaian segera  terselesaikan.

  Kasih kesempatan kepada suami untuk menjelaskan dan jangan di potong pembicaraan sebelum semuanya selesai di ucapkan
mungkin memang sudah bawaan,
wanita terkadang terlalu memakai perasaaan. Bisa jadi kita sebagai wanita yang penuh dengan perasaan ini salah persepsi. Suami niatnya bercanda dianggapnya serius. Suami bicara dengan nada tinggi karena sedang capek dikira membentak. hal sepele pun bisa menjadi permasalahan apabila terlalu peka terhadap perasaan. terkadang perasaan wanita tak selalu benar tp pada hakekatnya wanita lebih mengutamakan perasaan dari pada pemikiran.

  Sayangilah hubungan kita, apabila Saat marah, biasanya satu sama lain sibuk memikirkan “hak” di antaranya dan melupakan tujuan utamany hidup bersama. Istri merasa berhak untuk diperlakukan lebih lembut karena sudah lelah mengurus rumah tangga, sementara suami merasa berhak marah karena istri melakukan sesuatu yang tidak disukainya. mementingkan dan mempertahankan "Hak" berujung tidak bertemunya suatu penyelesaian. Lepaskan semua pikiran atas "Hak" masing- masing.

Apabila di lanjutkan, hubungan suami istri akan mudah terputus karena ego masing-masing yang saling mempertahankan "Hak"

Di kehidupan ikatan perkawinan yang paling romantis sekalipun pasti ada masalah karena masalah menjadi untuk bumbu penyedap dalam berumah tangga. Namun selama masalah itu bisa diatasi. dan setiap masalah pasti ada jalan tengahnya, ingatlah bahwa Anda berdua masih saling mencintai, dan terjadinya ikatan perkawinan karena anda semua merespon atas perkawinan dan menjadi pilihan anda sendiri untuk menetapkan hati untuk hidup bersama

 Lewatilah hari anda dengan saling memaafkan. jangan mengungkit masalah yang berlalu atau mengingat kembali. terciptanya suasana di dalam rumah tangga adalah tanggung jawab bersama bersatu demi generasi kita dan terciptanya suasana ceria penuh kebahagian, jangan menumpuk masalah demi ego atau keinginan kekanak-kanakan seperti halnya kita di masa remaja atau ketika kita dalam masa pacaran.



Berlangganan via Email