Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Cara Mudah Dan Sederhana melakukan Inseminasi




Manusia di bekali akal dan fikiran untuk menggali ilmu pengetahuan apa pun ilmunya, termasuk merekayasa ternaknya agar menghasilkan anakan atau keturun yang lebih baik dan mengkombinasikan antar jenis terutama pada unggas dan lebih khususnya pada ayam yang akan kita bahas kali ini, tapi banyak para peternak yang mengeluh akan adanya pengawinan pada ternakannya di karenakan perkawinan yang tidak cepat terjadi. ini di sebabkan kita masih menggunakan sistem kawin alami pada ayam kita. mungkin karena jantan yang kurang agresif, betina yang tidak mau kawin bahkan jg ada yang bertarung antara mereka ketika di jodohkan untuk di kawin silangkan agar mendapat anakan yang baik sesuai harapan kita. berikut cara mengawinkan ayam dengan cara


Inseminasi buatan atau di sebut kawin suntik dan bahasa kerennya artificial insemination adalah proses perkawinan ayam dengan campur tangan manusia. Gambaran mudahnya sperma ayam jantan di ambil lalu di masukan pada ayam betina anak muda sekarang menyebut oplosan / oplosan, gampang dan ekonomis cepat tanpa ribet. 

Keuntungan kawin suntik


Kemampuan genetic  seekor ayam bisa diarahkan untuk tujuan komersil untuk produksi telur maupun daging bahkan untuk. keindahan bulunya sebagai ayam hias dari beberapa perkawinan oplosan

Pengambilan sperma pada jantan


Ini harus di lakukan oleh dua orang pelaksana.

1. Posisi sambil berdiri ambil ayam jago,

2. Bersihkan bulu buku pada sekitar kloaka dengan menguntingnya guna menghidari tetesan seperma menempel pada bulu dan mengakibatkan terkontaminasinya sperma tersebut begitu juga dengan betina penerima sperma.

3. Masukkan kepala ayam di antara lengan kanan bagian dalam. Tangan kiri sambil memegang kaki ayam, ibu jari dan jari telunjuk mengurut perut bagian bawah kea rah cloaka, pelan-pelan saja.

4. Tangan sebelah kanan mengurut punggung ayam jago dari arah belakang ke arah ekor, semua jari tangan kanan berperan serta,

5. Pijat secara silmutan pelan-pelan dari kepala sampai ke ekor ayam dengan halus dan lembut.

6. Usahakan ayam jago tidak meronta atau stress, sebab nanti sperma akan sulit keluar.

7. Jika pengurutan berjalan lancar, dalam waktu 1 – 2 menit sperma akan segera keluar dengan mudah.

8. Nah, tugas orang ke dua ini menampung sperma yang keluar, bisa menggunakan gelas biasa.

9. Hati-hati keluarnya sperma tidak meleleh tapi menyemprot kuat ada juga yang meleleh tergantung dari stamina pejantan. tabung penampung seperma harus selalu siap karena kita tidak tau kapan spermanya keluar.

Usahakan secepatnya mengambil sperma agar tidak terkontaminasi sebelum di lakukan hal tersebut lebih baiknya ayam jantan harus di rawat dan jangan di biarkan keluar kandang, di beri makanan yang banyak memacu produksi sperma agar mendapatkan hasil yang sempurna. dan mempermudah untuk pengambilan sperma, begitu juga ketika sesudah di ambil spermanya ayam harus di rawat untuk mengembalikan staminanya agar selanjutnya pada grafik yang stabil.



Pelaksanaan kawin suntik


Peralatan yang di perlukan :


a.       Alat suntik yang sudah di modifikasi pakai karet pentil/ penutup alat suntik yang ujungnya dipotong. usahakan suntikan yang tabung paling kecil agar mempermudah kita untuk memasukan sperma.

b.      Tabung penampung sperma ( Glass Plate )

c.       Tabung Pengecer

d.      Larutan NaCL Fisiologis 0,9%/ air infuse, bisa di ganti dengan air kelapa, air perasan tebu, putih telur.

e.      gunting guna menggunting bulu pada sekitar kloaka

Metode Inseminasi Buatan :


a.       Intra Vagina, larutan sperma disuntikan di depan Vagina sedalam 2 – 3 cm.

b.      Intra Uterin, larutan sperma di suntikan di depan Uterus sedalam 6 – 7 cm.



pelaksanan Inseminasi Buatan :

1       Bibir cloaka harus bersih dari segala feces, eex , pub, dilap pakai kain yang sudah di celupkan pada air hangat. pokoknya harus bersih dan bener bersih.

2      Petugas pemegang ayam posisi seperti saat mau mengambil sperma.


3       Petugas pemegang ayam, tangan kanan pegang punggung ayam, tangan kiri pegang kaki ayam dan jari telunjuk, ibu jari menekan perut bawah, sehingga terlihat saluran reproduksi sebelah kiri dan saluran feces sebelah kanan.

4      Petugas pemegang alat suntik dengan tangan kiri, mencubit bibir cloaka sebelah kiri. Setelah saluran reproduksi kelihatan, tangan kanan memasukkan ujung alat suntik modifikasi pertama lurus, setelah masuk alat suntik tunggingkan ke atas lalu suntikkan, tahan sebentar baru di cabut.


5.      Pengenceran sperma, yang di gunakan sekitar 0,1 ml/ekor. Perbandingan pengenceran 1 ; 2 atau 1 : 1. percampuran sperma dg pengencer jangan mengaduk kerika mengencerkan sperma dikarenakan akan membunuh sel sperma karena interaksi antar pengaduk dan wadah. Interval kawin suntik 3 hari sekali atau 5 hari sekali. hingga tuntas masa bertelurnya lebih baik dan lebih maksimal.



Jenis perkawinan pada hewan untuk hasil maxsimal sesuai dengan harapan kita.


Inbreed :


Perkawinan antara dua individu yg memiliki hubungan darah sangat dekat. Yaitu : Ibu dengan anak, bapak dgn anak dan anak vs anak.


Line breed :


Perkawinan dua individu yg memiliki hubungan darah tidak terlalu jauh. Contoh : Kakek vs cucu, paman vs keponakan, dll.

Cross breed :


Perkawinan antara 2 individu yg tidak memiliki hubungan darah. Atau minimal hubungan darahnya terlalu jauh.

Super breed :


Individu yang selalu mampu menurunkan sifat2 terbaik pada keturunannya.

Super fight :


Individu yang diproyeksikan khusus untuk lomba/tarung.

perkawinan sedarah biasanya menimbulkan banyak masalah diantaranya cacat, mudah terserang penyakit dll.

selamat mencoba semoga berhasil dan mengbangkan jenis ayam yang terbaik sesuai dengan harapan dan keinginan kita semua.

Berlangganan via Email