Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Proses Kematian Dan Tandanya.



Proses Kematian Dan Tandanya pasti akan dirasakan oleh semua mahluk hidup, alam semesta di ciptakan untuk di tempati semua mahluk hidup, baik itu tumbuhan, hewan, dan manusia. Tetapi ada mahluk lain yang tergolong tidak kelihatan yaitu golongan jin dan kerabatnya, semua perpasangan dan beranak pinak menurut jenis masing2, berlawanan dengan kehidupan pastilah ada kematian karena itu hukum pasti dari Sang Maha Pencipta. Kita wajib bersyukur karena kematian tidak langsung terjadi mendadak sebenarnya. ALLAH MAHA PENGASIH karena ALLAH Memberi petunjuk kepada manusia, Petunjuk sebelum manusia itu Meninggal. Hanya orang yang berimanlah yang mempersiapkam Kematian sebelum Malaikat Isroil Melaksanakan tugasnya.

Inilah Tanda Yang Munculkan Sebelum Terjadi


tanda kematian dengan jarak seratus hari sebelum ajal menjemput. Pertanda ini biasa diawali setelah waktu Ashar atau sore hari, Sekujur tubuh orang yang akan meninggal akan merasakan menggigil, bahkan rasa itu akan menyebar dari ujung ubun-ubun sampai ujung jari kaki.

Orang yang pernah merasakannya mengatakan bahwa tanda ini mempunyai rasa KENIKMATAN YANG LUAR BIASA dan kenikmatan ini blm pernah di rasakan sebelumnya. Namun sebenarnya itu merupakan isyarat dari Allah kepada makhluknya bahwa ajalnya sudah semakin dekat maka dari itu kita haruslah bersiap. Tetapi tidak semudah itu kecuali orang yang beriman.

tanda kematian akan terasa lagi menjelang hari ke empat puluh dari hari kematian seseorang. Tandanya adalah seseorang tersebut akan merasakan suatu denyutan yang berada di bagian tepat pada pusarnya. Pusarnya merasakan denyutannya kembali seperti pada awal seratus hari yang lalu atau tiga puluh hari sebelumnya.

Add caption


Waktu yang terjadi untuk tanda-tanda ini juga terjadi ba’da Ashar atau sore hari. Dikatakan bahwa pada saat pusar berdenyut, sebuah daun bertuliskan namanya yang berada pada Arsy telah gugur dan terjatuh. Lalu malaikat Maut segera mengambil satu helai daun yang bertuliskan itu. Dan mulai pada saat itu, Malaikat Israil akan mulai mengikutimu kemanapun Orang tersebut berada. Manusia di ciptakan  dan di turunkan dunia dengan di catat namanya di sebuah pohon di ARSY terletak di daun pohon tersebut dan malaikat maut mengetahui hukum kepastian dari ALLAH kemudian melaksanakan Tugasnya tersebut sesuai dengan tahapan tahapannya karena ALLAH MAHA PENGAMPUN pertanda kematian itu berarti pintu ampunan masih di buka hingga ALLAH benar2 menutup ketika roh seorang sudah tidak bersama jasatnya.

Bahkan dikatakan, seseorang yang mempunyai rasa keimanan yang cukup tinggi akan bisa melihat wujud malaikat maut tersebut (MALAIKAT ISRAIL) walaupun hanya sekilas. Dan orang yang melihatnya biasanya akan bingung dan merasa takut karena dia tahu bahwa waktunya di dunia ini tinggal sebentar waktu untuk bertaubat sudah di ambang batas dia. Dengan rasa takut dan kebingungan tersebutorang neriman pasti akan menambah keimananya.
Selanjutnya adalah tanda kematian yang terjadi tujuh hari atau seminggu sebelum maut menjemput seorang manusia. Waktu terjadinya tanda tersebut juga pada ba’da Ashar. Biasanya manusia yang akan meninggal akan merasakan perubahan pada fisiknya serta akan ada perubahan drastis pada kebiasaan yang dijalaninya selama ini. Tubuhnya akan melemah mulai menurunnya kinerja sistim metabolisme di dalam tubuh dan sistem akan sedikit menunjukan kengawurnnya. Isyaratnya mulai dirasakan pada keadaan fisik, seperti perubahan kebiasaan. Contohnya adalah orang yang mendadak punya selera makan tinggi padahal sedang mengidap penyakit parah. Atau hAl hal lain yang di luar kebiasaan dan tidak diduga sebagai kebiasaan umum dari orang tersebut.

Selanjutnya tanda kematian akan manusa rasakan menjelang tiga hari sebelum ajal tiba. Pada waktu ini, seseorang yang mempunyai kepekaan serta rasa iman yang cukup tinggi akan bisa merasakan tanda datangnya kematian secara nyata.

Salah satu tanda tersebut yang dimaksud adalah denyutan pada dahi. Lebih tepatnya berada di tengah-tengah dahi kita sebagai manusia. Selain itu, jika ada oranglain melihat kita, bola mata kita juga akan kehilangan warna aslinya alias memudar pikmen warna pada mata akan memudar dari sebelumnya. Kedua kaki kita akan terasa lebih lemah, telinga tidak lagi tegak menawan, serta hidung akan terasa sesak atau terbenam. karena metabolisme dalam tubuh sudah menurun drastis

Apabila Anda melalui masa-masa ini, kami sarankan agar Anda mulai berpuasa dan memperbanyak amalan shaleh lainnya. Berpuasa disini selain meningkatkan amal ibadah kita menjelang kematian juga dapat meminimalisir najis yang ada di perut kita sehingga pada saat dimandikan akan lebih mudah untuk dibersihkan. Jenasah akan lebih bersih dari najis.

Tanda-tanda ini akan  terjadi sehari sebelum kita sebagai manusia meninggal. Denyutan yang akan kita rasakan di ubun-ubun akan memuncak seiring berjalannya waktu. Terutama setelah waktu Ashar. Dan biasanya ini akan menandakan seseorang tersebut tidak akan sampai melewati atau berjumpa lagi dengan waktu Ashar pada esok hari.

Tanda-tanda terakhir ini merupakan waktu yang sangat krusial bagi seseorang untuk bertaubat sebelum menemui ajalnya. Tanda yang terjadi biasanya seseorang itu akan merasakan kesejukan di bagian pusar yang menjalar ke bagian pinggang sampai ke tenggorokannya. Pada masa-masa ini, Kami sarankan agar kita terus mengingat dan senantiasa berdzikir menyebut nama Allah. Memohon ampunan dan di berikan ketenangan

Usahakan pikiran harus tetap tenang serta pusatkan perhatian hanya untuk Allah yang telah menciptakan kita. Sehingga saat ajal menjemput, kita benar-benar siap dan merasakan ketenangan.

Ketika Kita Meninggal Dunia (Proses Perpisahan Roh Kita Dengan Jasad.)

“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Atsar Al-Hasan).
.
Rasulullah Shalallahu'alaihi wa Sallam bersabda,

“Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR. Bukhari)

“Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR. Tirmidzi)
.
“Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”. (Ka’b Al-Ahbar, sahabat Rasulullah Shalallahu'alaihi wa Sallam)
.
Imam Ghazali berkata,

“Sakaratul maut lebih dahsyat daripada pukulan pedang, lebih tajam dari mata gunting dan gergaji. Kalau satu urat saja ditarik dari tubuh manusia, niscaya ia akan menjerit kesakitan. Lalu bagaimana kalau yang ditarik dari tubuh itu ruhnya, yang tidak ditarik dari satu urat saja, tapi dari semuanya. Kemudian setiap anggota tubuhnya akan mati secara bertahap. Pertama kakinya terasa dingin, lalu kedua betisnya, kemudian kedua pahanya. Setiap anggota tubuh merasakan sekarat dan kepedihan sampai kerongkongannya. Pada saat itu terputuslah pandanganya dari dunia dan keluarganya, tertutup pintu taubatnya, dan penyesalan pun meliputi pikiranya.” (Ihya’ Ulumiddin: 4/419).

Semoga kita tergolong orang2 yang beriman dan di berikan keringanan...
Mari kita mempersiapkan Kematian Kita dengan meningkatkan iman dan ibadah kita, Memperbanyak Pengampunan. Meramaikan Majelis Majelis keilmuan islam dan Sholawat. Ingatlah manusia di ciptakan sebagai penduduk surga maka jangan terlena oleh dunia yang bersifat sementara.

Berlangganan via Email