Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Cara Mengelola Emosi Menjadi Energi Positif





Add caption
Mengelola emosi menjadi energi positif tidak banyak orang yang mengetahuinya, bila seorang bisa menguasainya maka kesuksesan akan di raihnya. Emosi dapat terpicu karena beragam penyebabnya. Sebagian di antaranya, pelecehan pada diri kita, pelecehan Agama, pelecehan terhadap Orang tua kita, pelecehan keadaan kita, dan lain sebagainya.

Bagi orang yang sudah mengetahui akibat dari emosi yang meluap tak terkendali, akan berefek buruk, maka orang tersebut akan merubah emosinya menjadi energi positif yang dapat untuk meraih sukses, artinya di jadikanya pelecehan itu sebagai bahan bakar penyemangat. Emosi bermuatan energi negatif yang besar, apabila seseorang emosi dan meluapkan semua maka setelahnya akan lemas dan pusing kepala seperti kita berlari tetapi kita tidak pernah berlari sebelumnya. Emosi yang timbul akibat dari atau hanya sekedar respon kita terhadap berbagai peristiwa yang terjadi pada diri kita, untuk itu kita perlu mengelola emosi.

Membahas soal emosi maka sangat erat kaitannya dengan kecerdasan emosi itu sendiri dimana merupakan kemampuan kita untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadapi frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain) dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres.

Mengendalikan Emosi


kuncinya ternyata terletak pada keterampilan kita dalam mengendalikan suasana hati (kecerdasan mengelola emosi). Bagaimana caranya? Salah satu cara yang paling efektif adalah manakala berhubungan dengan orang lain, jangan sekali-kali kita sibuk mengingat-ingat kata-katanya yang pernah terdengar menyakitkan. Jangan pula kita sibuk membayangkan raut wajahnya yang sedang marah dan sinis, yang pernah dilakukannya di hari-hari yang telah lalu.

Begitu hati dan pikiran kita mulai tergelincir ke dalam perasaan seperti itu, cepat-cepatlah kendalikan. Segera, alihkan suasana hati ini dengan cara mengenang segala kebaikan yang pernah dilakukannya terhadap kita, sekecil apa pun walaupun itu hanya sebuah senyuman manis. Singkat kata, ingat-ingatlah hanya hal-hal yang baik-baiknya saja, yang dulu pernah ia lakukan, seraya memupus sama sekali dari memori pikiran kita segala keburukan yang mungkin pernah dia lakukan.

Semua ini berlaku terhadap teman, tetangga, rekan kerja namun juga kepada pasangan kita. Ketika mendapati ada hal yang kurang menyenangkan dari pasangan dan itu membuat kesal, maka segeralah alihkan pikiran kita kepada segala hal baik dan menyenangkan yang pernah dilakukan pasangan kita. Kita harus ingat bahwa pasangan kita bukan sosok sempurna seperti malaikat yang tanpa cela, diri kita juga bukan sosok yang sempurna. Jadi, marilah kita berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidup kita, termasuk pasangan kita

Add caption

Merubah Emosi


Emosi sebenarya dapat di rubah menjadi sesuatu yang positif karena emosi itu memuat energi negatif yang sangat besar sekali, rugi kita kalau tidak dapat mengolah emosi menjadi energi positif yang begitu besar dan dapat di manfaatkan.
Banyak orang beranggapan bahwa mengekspresikan kemarahan itu buruk padahal tidak demikian apabila kita bisa mengolahnya. Mereka beranganggap ngeri terhadap kemarahan orang lain. Atau kalau mereka mengungkapkan kemarahan, reaksi yang terungkap ialah sikap tidak respek.

Merubah Energi Kemarahan Jadi Produktif


keterampilan dan ilmu untuk menggeser fokus kemarahan dari lingkungan eksternal menjadi fokus ke dalam diri sendiri,  atau mengubah keadaan menjadi jauh lebih baik.  Kemarahan dapat menjadi mobilisator hebat bagi aksi-aksi positif. Namun, kemarahan yang berkelanjutnya dapat merusak fisik tubuh dan secara eksternal merusak dunia sekeliling Anda sendiri.

Kendalikan emosimu seperti kau mengendalikan kuda liarmu.
Jadikan emosi negatif sebagai penolong untuk menggali lebih dalam suatu persoalan dan menemukan solusi yang membuatmu lebih bahagia.

Cara Mudah Mengelola Emosi Negatif 


Dengan mengelola fisiologis atau (ilmu faal (dibaca fa-al) adalah salah satu dari cabang-cabang biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan).
seperti cara berdiri anda, cara bernafas anda, dan ekspresi wajah anda. Hal ini dikarenakan Emosi negatif mempengaruhi sistem pernafasan yang menjadi lebih pendek, lambat, dan tidak teratur. Saat anda emosi atau marah, sebaiknya anda bernafas lebih panjang, dalam, dan teratur, sehingga emosional menjadi lebih berkurang.

Suksesnya mengelola emosional juga dipengaruhi oleh postur tubuh. Sebagai contoh posisi duduk yang menggambarkan emosi negatif adalah pundak tertarik ke bawah dan kepala menggantung ke bawah, mata ke bawah dan tidak fokus, nafas pendek dan lambat, mulut tertutup rapat dan tertarik ke bawah. Postur tubuh seperti ini, juga akan menyebabkan rasa bosan dan lelah lebih cepat.

Agar Emosi Negatif Berubah Menjadi Positif


anda bisa merubah postur tubuh menjadi pundak ditarik ke belakang, mata terbuka lebar dan fokus ke depan, nafas cepat dan dalam, dan mulut tertarik keatas seperti seyum. Cara ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anda.

Selanjutnya anda harus menjauhi pola fisiologis, sikap, pola pikir, dan tindakan orang gagal. Arahkan pada fisiologis, sikap, pola pikir, dan tindakan orang-orang yang menang dan sukses, sehingga anda juga akan bisa menang dan sukses. Karena yang paling penting adalah emosi positif akan mendukung anda untuk meraih sukses dan mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

Kita Bisa Mengelola Emosi Dengan Cara Senam Yoga


Dengan duduk tegak namun tetap rileks dengan posisi bersila, pertemukan kedua telapak kaki Anda. Tahan kaki Anda di bawah dan perlahan, angkat bokong dan tulang belakang Anda ke atas. Lakukan gerakan ini dengan lembut sambil mengambil nafas. Tahan selama 10 detik. Kemudian turunkan. Lakukan gerakan ini selama 3 kali agar Anda bisa merasakan relaksasi

Langkah berikutnya adalah melepas ketegangan di bagian punggung bawah, perut dan kaki. Anda bisa melakukan gerakan berikut ini. Sama seperti gerakan lainnya, gerakan ini dilakukan untuk kedua sisi kanan dan kiri.
Rahasia agar Anda bisa melakukan gerakan yoga dengan benar adalah dengan memperhatikan nafas Anda. Menahan nafas dengan waktu yang agak lama, sekitar 5-6 hitungan. Kemudian tarikan atau hembusan nafas harus lembut dan perlahan. Cara ini bisa membuat Anda lebih rileks perasaan yang sejukmenyejukan dan pikiran yang lebih seimbang.

Kendalikan emosi Sobat agar menjadi energi positif menuju kesuksesan, mengolah emosi menjadi energi positif sangatlah berguna dalam melakukan kegiatan rutinitas. Semua akan bisa terkendali bila kita menguasai cara pengelolaan emosi yang tepat.

Berlangganan via Email