Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Cara Memanfaatkan Puntung Rokok Sebagai Pembasmi Hama Ramah Lingkungan

Add caption


Sobat Sejuk Menyejukan Mengendalikan hama pada tanaman pertanian dan perkebunan sangatlah menguras tenaga dan biaya. Obat pertanian yang secara kusus membasmi hama kebanyakan di produksi dengan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan sekitar. Untuk itu kita haruslah cerdas dalam mengendalikan hama secara organik dan ramah lingkungan, dengan kita Memanfaatkan Puntung Rokok Sebagai Pembasmi Hama Ramah Lingkungan maka kita bisa menekan anggaran untuk pengendalian hama pada tanaman kita.


Sobat puntung rokok yang selama ini menjadi limbah dan terbuang dengan sia-sia maka kita dapat jadikan bahan pembuatan Pestisida Nabati sebagai pengendali hama tanaman pertanian yang tidak memerlukan biaya dan skil lebih untuk membuatnya.

Bagaimana Cara  Memanfaatkan Puntung Rokok Sebagai Pembasmi Hama Ramah Lingkungan 



Bahan yang diperlukan : 


- Puntung rokok 1/2 kg

- Bawang Putih 5 siung

- Air 3,5

Cara pembuatan :


Puntung rokok 1/2 kg di tambah bawang putih yang di hancurkan pakai blender terlebih dahulu direndam dengan 7 liter air selama 10 hari dalam wadah tertutup.

Efek Pada Hama


Hasil perendaman 2 bahan tersebut
ekstrak puntung rokok dan bawang putih mengakibatkan kematian hama (mortalitas) hama sebanyak 100%. Bahan tersebut bisa di aplikasikan secara langsung di semprotkan ke tanaman yang terjangkit hama.

Baca Juga:

Cangkang Telur Untuk Pupuk Organik

Nutrisi Untuk Tanaman Agar Cepat Menghasilkan.

Cara Membuat Pupuk Organik Dari Darah.

Pupuk Organik Dari Ampas Kelapa.




Tingkat mortalitas 21 ekor hama Plutella xylostella dalam kurun waktu 3 hari.
Sementara untuk ekstak daun pepaya, sebanyak 1kg direndam 3,5 liter air, mortalitas hama 65%, sebanyak 14 ekor hama Plutella xylostella dalam kurun waktu 5 hari.

Siklus hama Plutella xylostella dari fase larva hingga fase dewasa adalah 6 hari, sehingga hama yang masih hidup pada ekstrak puntung rokok berubah menjadi ngengat.

Pada daun tembakau ada senyawa alkoida, senyawa amin, pirol, pidirin, alkoloida Nornikotin dan anabasin. Kandungan nikotin dalam tembakau dapat mencapai 0,3% sampai dengan 5% bobot kering yang berasal dari biosintetis di akar & diakumulasi di daun. Bawang putih sebagai pendamping dan menambah kemampuan membasmi hama. Dan anti jamur yang merugikan.

Dengan kita mengetahui  Cara Memanfaatkan Puntung Rokok Sebagai Pembasmi Hama Ramah Lingkungan.  Maka kita memanfaatkan sampah supaya lingkungan menjadi bersih dan tanaman kita bisa tumbuh dengan sehat.




Berlangganan via Email