Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Memanfaatkan Ampas Kelapa Sisa Memasak Untuk Pupuk Organik




Mari kita manfaatkan limbah dapur untuk membuat pupuk organik, mungkin di antara kita sering mengabaikan Ampas kelapa sisa memasak yang hanya mengambil santannya saja dan mungkin kita membuang sisa Ampas Kelapa begitu saja tanpa kita manfaatkan kembali. Amaps kelapa sisa memasak istri saya memang di kumpulkan atas permintaan saya supaya dapat saya manfaatkan kembali, Padahal sisa perasan kelapa yang di ambil santanya bisa kita manfaat kembali untuk pupuk organik.

Pada saat sobat membeli tanaman buah atau tanaman bunga di tempat penjual tanama segala jenis tanaman yang ada di daerah sobat, tanaman tersebut biasanya dalam kondisi berbuah atau berbunga. Namun, saat kita tanam kembali tanaman buah dan bunga tersebut di kebun kita dan setelah sekian bulan berlalu, tamanan buah dan bunga kita malah jadi “mogok” berbuah. Dari pada menyalahkan penjualnya sebaiknya kita Intropeksi diri. Dan kita tidak usah menyalahkan orang lain mending kita mengatasi masalah ini.

Kandungan Ampas Kelapa


Ampas kelapa mengandung serat galaktomanan sebesar 61% yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Galaktomanan mampu menurunkan serum total kolesterol dan Low Density Lipoprotein (LDL) kolesterol 10—15%. Sementara itu, kadar High Density Lipoprotein (HDL) dan trigliserida tidak berubah.
.

Penggunaan ampas kelapa yang difermentasi sampai 12% ini sangat efisien jika dibandingkan dengan menggunakan ampas kelapa yang tidak difermentasi terlebih dahulu. Hal ini menunjukkan, ayam yang mengonsumsi 1 kg ransum dapat membentuk rata-rata 0,59 kg bobot, sedangkan menggunakan ampas kelapa hanya mampu membentuk bobot sekitar 0,45 kg.


Bagaimana cara kita mengatasi hal ini agar tanaman buah dan bunga kita tetap berbuah lebat? Jangan khawatir, karena kita bisa menggunakan pupuk organik ampas kelapa untuk ini.

Namun sebelum membahas tentang pupuk ampas kelapa, kita pastikan dulu kita telah melakukan beberapa hal di bawah ini.

1. Pastikan kondisi tanaman buah kita memang cocok dengan suhu di kebun kita.


Misalnya, tanaman buah yang hanya akan berbuah di dataran tinggi dengan suhu sejuk, maka jelas dia tidak akan berbuah saat kita tanam di tempat yang panas. Pastikan kita mendapatkan informasi yang lengkap saat kita membeli tanaman buah tersebut dari penjualnya atau jika kita ingin lebih yakin cari informasi tentang tanaman buah tersebut secara online. Hal ini juga berlaku untuk tanaman bunga.

2. Memberikan jenis pupuk yang tepat.


Memberikan pupuk bisa kita lakukan dengan cara memberikan pupuk kimia dan pupuk organik. Bermacam-macam pupuk kimia bisa kita dapatkan dengan mudah, hanya tentu dengan memastikan lebih dulu jenis pupuk yang dibutuhkan untuk tanaman kita.



Cara Praktek Membuat Pupuk Organik Ampas Kelapa


Ini pupuk organik yang sangat sederhana dan murah yang bisa kita lakukan, yaitu menggunakan pupuk ampas kelapa, sebagai berikut.

1. Ambilah sisa ampas kelapa yang sudah tidak terpakai.


Sobat bisa manfaatkan sisa limbah perasan santan yang tidak terpakai atau sobat bisa mencarinya di pasar tradisional, dimana sehari-hari di tempat tukang kelapa, sisa ampas kelapa ini sangat banyak. Hitung-hitung membantu untuk menjadikan lingkungan bersih dan polusi udara karena bau berkurang.

2. Terbarkan sisa amapas kelapa di sekitar tanaman buah kita.


 Hasil penelitian menunjukkan pupuk ampas kelapa ini masih mengandung kandungan kadar protein kasar dan lemak kasar yang masih relatif tinggi.
Kemudian tutup tipis dengan tanah yang sedikit berpasir

3. Aturan Pengunaan


Lakukan secara rutin sebanyak dua minggu sekali. Nisyaca tanaman buah atau tanaman bunga Sobat akan semakin lebat dan subur.

Cara memfermentasi ampas kelapa untuk pupuk organik supaya tahan lama


Bahan:


1. Ampas kelapa 1 kg

2. Sampah dapur 1 kg
( sisa potongan sayur, buah, bumbu masak, dll)

3. Air leri 250 m/ 1 gelas

4. Em4 250 m/ 1 gelas

5. Dedak 1/2 kg

Alat yang di gunakan:


1. Pisau
2. Kayu
3. Ember
4. Plastik

Cara Membuat:


Campurkan Ampas kelapa dan Dedak secara merata menggunakan kayu di ember yang telah di sediakan, cacak sisa sampah dapur memnggunakan pisau jika sobat punya blender silahkan di cacah, setelah lembut campurkan ke adonan amas kelapa dengan dedak dengan menyiramkan air leri yang di campur Em4 secara merata. Setelah bahan rata dan tercampur dengan baik kemudian tutup ember yang berisi bahan tersebut dengan plastik yang rapat. Gunakan tali untuk merapatkan plastik untuk penutup ember, diamkan selama 14 hari, buka penutup 2 hari sekali untuk mengaduk campuran. Setelah 14 hari bahan akan berbau sedap, seperti aroma tape, kemudian angin2kan sebelum di gunakan.

Cara Penggunaan:


Taburkan di sekitar tanaman kita secara rutin 7 hari sekali, atau campurkan segengam bahan campur dengan air satu galon untuk penyiraman atau kocor lakukan secara rutin. Simpan kembali pupuk organik dari ampas kelapa di tempat yang sejukmenyejukan supaya awet dan bisa di gunakan kemabali

Dengan cara yang sangat sederhana itu tanaman kita bisa tumbuh bunga dan berbuah kembali dengan memanfaatkan sisa limbah perasan kelapa.

Apabila kita bisa memanfatkan limbah atau sampah organik niscaya lingkungan kita sehat dan subur. Lingkungan menjadi Sejuk Menyejukan karena bersih dan hijau. Mari kita mulai dari diri sendiri dan kita tularkan kepada orang-orang terdekat kita hingga menyebar keseluruh masyarakat.


Berlangganan via Email