Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Manfaat Empon-empon Untuk Mengobati Penyakit Dan Menjaga Kesehatan

Empon empon untuk menjaga kesehatan dan sebagai jamu tradisional

Manfaat Empon-empon untuk Pengobatan sudah di kenal sejak dahulu kala, sebagai tanaman obat herbal atau sebagai jamu namun bisa di manfaatkan untuk bumbu masakan, terdiri dari berbagai macam jenis tanaman herbal. Menjaga kesehatan atau sebagai obat yang biasanya di olah menjadi jamu dengan rimpang ini.

Apa saja jenis empon empon? Jenis penyakit apa yang dapat di sembuhkan? Cara meramunya untuk gejala sakit. Sejak jaman dahulu nenek moyang kita sudah banyak yang menggunakannya empon empon untuk mengobati bermacam penyakit dan menjaga kesehatan selain untuk memasak.




Empon empon adalah?

Minuman yang menghangatkan yang di olah dari empon empon

Empon-empon yang memiliki nama dasar empu merupakan istilah yang digunakan untuk memberi nama bagian tanaman yang kaya akan senyawa yang dikandungnya

Jadi empon-empon itu bukan nama individu melainkan kelompok tanaman yang bisa membentuk simpanan senyawa.

Empu adalah kata berbahasa Jawa yang memiliki arti seseorang yang kaya akan ilmu pengetahuan. Empu dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang berbeda yaitu rimpang, bahasa latinnya rizoma.

Empon-empon atau dalam taksonomi tumbuhan masuk ke dalam suku Zingiberaceae diperkirakan memiliki 50 genus dan lebih dari 1000 spesies. Dari 1000 spesies yang ada, baru belasan rimpang yang dimanfaatkan secara optimal sebagai tanaman obat, bumbu dapur, kosmestik, dan asesori upacara adat. Sementara sisanya masih belum tereksplor secara maksimal, padahal secara fitokimia, suku empon-emponan memiliki punya kesamaan yang bermanfaat sebagai obat herbal.

jenis tanaman rimpang berhkasiat obat yang sering digunakan sebagai berikut :

1. Kunyit (Curcuma domestica Val.)

Kunyit termasuk empon empon

Kunyit dikenal dengan nama daerah kunyit (malayu), hunik (Batak), kunyir (Sunda), kunir (Jawa) dan Temu koneng (Madura).


Kandungan Kunyit


Kandungan bahan aktif yang terdapat dalam kunyit antara lain :

Curcumin, minyak astiri, phellan-drene, sabinene, cineol, borneol, zingeberenne, turmeron, camphene, camphor, caprillic acid, methoxinnamic acid, dan zat warna alkaloid cur-cumid.

Manfaat Kunyit


Khasiat dari bahan aktif yang terdapat dalam kunyit tersebut antara lain :

Membersihkan, mempengaruhi bagian perut, melepaskan kelebihan gas di usus, menghentikasn pendarahan, mencegah pengentalan darah, anti gatal, anti kejang, menyembuhkan hidung yang tersumbat, radang amandel, radang rahim, anemia, tekanan darah tinggi, rematik, disentri dan cacar.


2. Jahe (Zingiber officinale)

Jahe termasuk golongan empon empon atau tanaman herbal

Jahe yang dikenal dibeberapa daerah dengan nama jae (jawa), jahe (Sunda), Jhai (Madura), jahi (Lampung), bahing (Batak karo), pase (Bugis) dan melito (Gorontalo). Selain beragamnya sebutan atau nama jahe diberbagai daerah, juga beberapa jenis jahe yang dikenal di Indonesia yaitu jahe emprit, jahe gajah dan jahe merah.

Kandungan Jahe


Kandungan bahan aktif jahe antara lain :

Minyak astiri 2 – 3%, zingberin, kamfena, borneol, sineol, zingeberal, geranipl, gingerin, gingerol.
Umbi jahe mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan. Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Manfaat Jahe


Berbagai khasiat jahe yang secara tradisional sudah dikenal luas adalah seperti berikut ini :

Obat batuk, influenza, demam, menambah nafsu makan, memperkuat lambung, obat eksim, rematik, syaraf muka, lecet, luka karena tikaman benda tajam, terkena duri, jatuh, gigitan ular , menyembuhkan sesak dada dan memperbaiki pencernan.

Cara Meramu Untuk Masuk Angin


Untuk ramuan obat Masuk angin ambil jahe yang tua sebesar ibu jari, cuci bersih dan memarkan lalu direbus dengan air dua gelas, tambahkan gula aren secukupnya, kemudian didihkan lebih kurang 1/4 jam. Angkat dan minum hangat-hangat. an ini pada anggota tubuh yang terkilir. Lakukan dua kali sehari.

3. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza roxb )

Temu lawak adalah tanamam toga atau jenis empon empon

Temulawak termasuk dalam keluarga Jahe (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia, dengan berbagai nama daerah yaitu : Temulawak (Jawa), Koneng gede (Sunda) dan Temulabak (Madura).

Kandungan Temulawak


Rimpang temulawak mengandung kurkuminoid, minyak atsiri, pati, protein, lemak, selulosa, dan mineral. Pati merupakan komponen terbesar dalam rimpang temulawak. Pati biasanya berwarna putih kekuningan karena mengandung kurkuminoid.

Kurkuminoid adalah zat pemberi warna kuning pada temulawak dan kunyit. Dalam temulawak terkandung:

0,37% abu1,52% protein1,35% lemak0,80% serat79,96% karbohidrat15 ppm kurkumin11,45 ppm kalium6, 38 ppm natrium19,07 ppm kalsium12,72 ppm magnesium6,38 ppm zat besi0,82 ppm mangan0,02 ppm kadmium


Temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Terakhir juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh.


Khasiat lainya yaitu : 


Untuk mengobati limpa, ginjal, pinggang, asma, sakit kepala, masuk angin maag, produksi ASI, memperbaiki nafsu makan, sembelit, sariawan dan jerawat.

4. Kencur (Kaempferia galanga L.)


Kencur adalah istilah Jawa, sedangkan nama daerah lain Ceuko (Aceh), Keciwer (Batak), Cakue (Padang, Cikur (Sunda), Cekuh (Bali) dan Asauli (Ambon). Dia termasuk kerabat jahe-jahean (gamilia Zingiberaceae), jadi masih saudaranya kunir, jahe, kunci, dan sebagainya.

Kandungan kencur


Kandungan bahan aktif yang terdapat di dalam rimpang kencur adalah:

Pati (4,14%), mineral (13,73%), minyak astiri (0,02%) berupa sineol, asam metal kanil, penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, asam anisic dan alkaloid.

Manfaat Kencur


Dengan kandungan bahan aktif tersebut maka banyak khasiatnya sebagai obat antara lain :

Batuk, kembung, mual masuk angin, masalah pencernaan, anti implamasi, antiseptik, antipasmodik, mengobati sakit gigi, mengeluarkan dahak, tetanus, keracunan tempe bongkrek, jamur, sakit kepala, bisul, nyeri gigi dan menambah daya tahan tubuh.

5. Laos/Lengkuas (Languas galanga stuntz.)


Laos atau lengkuas, dikenal dengan nama daerah Langkueneh (Aceh), Langkuweh (Padang), Laja (Sunda), Laos (Jawa, Bali), dan Lingkawas (Manado).
Kandungan bahan aktif yang terdapat pada lengkuas antara lain : Minyak astiri, minyak alpinen, methyl cinnamate, kamfer, eugenol (pemberi cita rasa pedas).

Kandungan Laos/Lengkuas


Satu porsi (-/+ 64 g) lengkuas mengandung 45 kalori dan 2 g serat. Tanaman herbal ini juga kaya akan kandungan :

sodium
zat besi
vitamin A
vitamin C
flavonoid
fitonutrien
emodin
beta-sitosterol
quercetin
galangin

Selain itu, Lengkuas memiliki juga mengandung anti-inflamasi dan anti-oksidan yang dapat mengurangi resiko peradangan tertentu. Baru-baru ini, para ilmuwan Korea menyatakan bahwa semua senyawa yang terkandung dalam lengkuas mampu menghambat oksida nitrat

Manfaat Laos


Manfaat laos selain sebagai penyedap masakan, banyak khasiat yang digunakan sebagai obat antara lain :

Anti bakteri sebagai obat penyakit kulit seperti kodis koreng dan borok, obat gosok penghangat badan, pelancar kemih, penguat empedu, obat tetes telinga, memperbaiki pencernaan, mengeluarkan lendir dari saluran napas, sakit kepala, nyeri dada, meningkatkan nafsu makan, meredakan kolik atau perut mulas, diari dan obat anti mual.


6. Temuireng (Curcuma aeroginosa Roxb.)


Temuireng masih dalam keluarga zingiberaceae, dikenal dengan nama daerah temu erang (Melayu), koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa), temo ereng (Madura), temu ireng (Bali).

Kandungan Temu Ireng


Kandungan bahan aktif yang terdapat dalm temuireng antara lain

Minyak airis, tanin, kurkumol, kurdion, kurkumalakton, germakron, kurkumin, zat pati, damar, dan zat warna biru.

Manfaat Temu Ireng


Khasiat yang terdapat dalam temuireng antara lain yaitu :

Untuk meningkatkna nafsu makan, melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan, mengobati penyakit kulit, memperbaiki pencernaan, sariawan batuk, sesak napas, cacingan, dan menstimulasi kerja lambung.

7. Lempuyang (Zingiber zerumbert)


Lempuyang dikenal dikenal dengan nama daerah Lempuyang gajah (jawa dan Lempoyang paek (Madura).

Kandungan Lempuyang


Kandungan bahan aktif yang terdapat pada lempuyang antara lain :

Minyak astiri (terdiri dari zerumbon, pinen, alfa kariofilen, kamfen, sineol dan limonen). Flavonoid dan saponin.

Manfaat Lempuyang


Khasiat dari bahan aktif yang terdapat dalam lempuyang tersebut antara lain :

Zerumbon adalah senyawa yang berkhasiat sebagai anti kejang, dapat digunakan juga sebagai obat bisul, kaki bengkak, peluruh angin, peluruh batu ginjal dan empedu, kencing batu, diare berlendir dan menambah nafsu makan.

8. Temugiring (Curcuma heyneana Val.)


Temugiring termasuk tanaman rimpang yang dikenal di Jawa dengan nama daerah temugiring atau temureng.

Kandungan Temugiring


Kandungan bahan aktif yang terdapat dalam temugiring anatara lain:

Minyak asiri,amilum, damar, flavonoida, tanin, zat pahit dan senyawa kurkumin yang dapat memberi warna kuning.

Manfaat Temugiring


Khasiat sebagai obat antara lain adalah

Untuk obat penenang, peluruh cacing, kulit terkelupas, mendinginkan badan, membersihkan darah, disentri, penyakit kulit, bau badan, dan bahan kosmetik


9. Temu Mangga (Curcuma Mangga Val.)


Temu mangga masih termasuk satu famili dengan jahe (Zingiberaceae).

10. Temukunci (Boesenbergia pandurata Roxb.)


Temukunci dikenal dengan nama daerah Tamu kunci (Minangkabau), temu kunci (Melayu), kunci (Jawa), tmeu kunci (Sunda),dumu kunci (NTT), tumbu kunci (Ambon), tamputi (Ternate).

Kandungan Temukunci


Kandungan bahan aktif yang terdapat dalam temukunci adalah

Minyak atsiri (yang terdiri dari kamfer, sineol, metil sinamat, dan hidromirsen), damar, pati, saponin, flavonoid pinostrolerin, dan alipinetin.

Manfaat Temukunci


Adapun khasiat dari tanaman temukunci sebagai obat antara lain:

obat masuk angin, perut kembung, sukar buang air kecil, gatal-gatal, keputihan, panas dalam, tuberculosis, obat kanker, asma,radang amandel, penyakit kuning, radang usus buntu, radang rahim, sembelit, nyeri perut, trakoma, borok gatal, gigi, demam nifas, dan disentri.

Pentingnya kita mengenal beragam manfaat empon empon untuk mengobati bermacam penyakit dan menjaga kesehatan, memudahkan kita untuk mencegah penyakit sebelum sakit, alanglah baiknya jika kita menanam empon empon di pekarangan rumah, selain rumah menjadi sejukmenyejukan kita bisa memanfaatkan tanamanobat tersebut, mungkin juga bisa di tanam di polybag atau pot senbaga hiasan sekaligis di manfaatkan untuk obat atau bumbu masakan, sebenarnya masih banyak jenis lain selaian di atas. 

Berlangganan via Email