Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Manfaat Sekam Padi Untuk Kesuburan Tanaman


Manfaat sekam padi untuk tanaman


Tanah subur dengan memanfaatkan sekam, mungkin dari kita belum mengerti apa itu Sekam padi? Sekam Padi adalah kulit padi setelah diambil bulir bulir berasnya. Sekam adalah hasil sampingan dari penggilingan padi selain bekatul. Di negara kita banyak sekali sekam padi sampai dibuang buang karena dianggap limbah, terutama disentra sentra pertanian. Abu sekam padi merupakan sekam yang dibakar dan berubah bentuknya menjadi abu serta memiliki kandungan unsur yang berbeda dengan sekam padi.

Memanfaatkan sekam padi di bagi menjadi 2 yaitu: Membakar sekam padi supaya menjadi Abu dan Mengolah sekam mentah dari keduanya memiliki perbedaan dalam pengolahan untuk pemanfaatnya.

Kandungan Sekam Padi


Abu sekam padi memiliki beberapa kandungan unsur yang cukup tinggi yaitu:

1. Kandungan Unsur


Phosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), dan Magnesium (Mg). Kandungan unsur K yang cukup tinggi pada abu sekam padi akan berperan dalam pertumbuhan tanaman, selain itu juga membantu meningkatkan pH dan struktur tanah agar lebih baik

2. Kandungan Silika


Abu sekam padi (rice husk ash) juga merupakan sumber silika (Si). Abu sekam padi dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah. Beberapa penelitian menyatakan bahwa perlakuan residu abu sekam mampu menurunkan intensitas serangan hama dan keparahan penyakit

Karena kandungan silika yang berfungsi untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit melalui pengerasan jaringan. Kandungan silika (SiO2) pada abu sekam padi mencapai 95,66%. Pemberian abu sekam padi pada beberapa dosis dapat meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun tanaman dibandingkan dengan tanpa pemberian abu sekam padi. Ternyata selain dapat memperbaiki kesuburan tanah, abu sekam padi juga bisa mengurangi kerusakan padi. Salah satu hama yang merusak padi adalah penggerek batang. Pemberian dosis 0,5-1,0 t/ha pada lahan padi dapat mengurangi kerusakan sebesar 15%-20%.

Cara Membuat Abu Sekam Padi.

Cara membuat abu sekam padi

Ada berbagai cara membuat arang sekam padi. Berikut ini akan diuraikan cara sederhana dan efektif untuk membuat arang sekam sendiri. Terdapat dua tahapan, yaitu tahap penyiapan alat pembakaran dan tahap proses pembakaran sekam padi.

1. Membuat alat pembakarannya


Cari tong silinder atau drum yang terbuat dari besi, seng, alumunium atau logam yang tahan api lainnya. Sebaiknya berukuran kurang lebih 20 liter. Kemudian buang salah satu dari alas atau atap silinder tersebut.

Pada bagian alas atau atap silinder yang tidak dibuang, buat lubang berbentuk lingkaran dengan diameter 10 cm. Usahakan lubang terdapat tepat ditengah-tengah lingkaran atau berada di titik pusat diameter silinder.

Kemudian buat lubang-lubang dengan paku atau pahat pada dinding silinder (diamater kurang lebih 0,5 cm) dengan jarak antar lubang sekitar 2-3 cm. Lubang ini berfungsi untuk membuang panas dari bahan bakar ke tumpukan sekam padi, tanpa harus membakar sekam secara langsung.

Cari atau buat pipa seng sepanjang 1 cm dengan diamater 10 cm. Masukkan pipa seng tersebut kedalam lubang yang telah dibuat pada alas atau atap silinder, sehingga berfungsi sebagai cerobong asap bagi kamar pembakaran yang ada di silinder utama.

Rekatkan pipa dengan cara dilas sehingga pipa berdiri tegak lurus di atas silinder. Atau letakkan pipa cerobong pada lubang yang ada di silinder, ganjal dengan paku dan ikat dengan kawat besi agar pipa cerobong bisa berdiri tegak dan tidak melesak ke dasar silinder.

2. Proses Pembakaran Arang Sekam


Pilih lokasi pembakaran yang jauh dari perumahan atau jalan, karena proses pembakaran sekam padi akan menimbulkan asap yang tebal. Sebaiknya alas tempat pembakaran terbuat dari lantai keras yang tahan panas, atau alasi bagian bawah dengan plat seng sebelum melakukan pembakaran. Hal ini untuk memudahkan pengambilan arang sekam.Buat api unggun seukuran silinder yang telah kita buat sebelumnya. Bahan bakarnya bisa menggunakan kertas koran, kayu bakar atau daun-daun kering. Kemudian nyalakan api, lalu tutup api tersebut dengan silinder yang telah diberi cerobong asap tadi.

Timbun ruang pembakaran silinder yang didalamnya sudah ada nyala api dengan beberapa karung sekam padi. Penimbunan dilakukan menggunung ke atas setinggi kurang lebih 1 meter dengan puncak timbunan cerobong asap yang menyembul keluar.

Setelah 20-30 menit atau saat puncak timbunan sekam padi terlihat menghitam, naikkan sekam yang masih berwarna coklat di bawah ke arah puncak. Lakukan terus sampai semua sekam padi menghitam sempurna.

Setelah semua sekam berubah menjadi hitam, siram dengan air hingga merata. Penyiraman dilakukan untuk menghentikan proses pembakaran. Apabila proses pembakaran tidak dihentikan maka arang sekam akan berubah menjadi abu.

Setelah disiram dan suhunya menurun, bongkar gunungan arang sekam dan keringkan. Kemudian masukkan ke dalam karung dan simpan di tempat kering.

Silika yang terserap tanaman dapat memberikan tambahan ketahanan terhadap serangga herbivora seperti pemakan xylem dan floem serta serangga penggerek (borer). Ada dua mekanisme ketahanan yang dipengaruhi oleh silika yaitu meningkatknya ketahanan fisik dan ketahanan kimia. Ketahanan fisik berupa terjadinya pengerasan jaringan.

Sedangkan untuk ketahanan kimia, silika dapat berperan sebagai penginduksi produksi enzim seperti PPO (Polyphenol oxidase), phenylalanine ammonia lyase (PAL) dan pelepasan senyawa volatil pada tanaman untuk mengundang musuh alami. Pemberian silika pada tanaman dapat dilakukan dengan pemupukan.

Silika (Si) yang teserap oleh tanaman dari akar akan diangkut oleh xylem lalu diedarkan keseluruh bagian tanaman. Biasanya Si tanaman disimpan di bagian dinding sel. Kebanyakan tanaman dikotil tidak bisa menyimpan silika dalam ukuran besar pada tunasnya, contohnya timun, tomat, dan kedelai. Berbagai penelitian juga menunjukan bahwa silika bisa mempengaruhi keberadaan serangga hama ordo Diptera, contohnya dari genus Cecidomyiidae dengan perlakuan Silika (Si) 600kg/ha yang dikombinasikan dengan pemupukan nitrogen pada padi. Selain itu silika juga dapat berpengaruh nyata dalam mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh lalat genus Agromyzidae yaitu pengorok daun (Liriomyza spp.)

Sekam padi memiliki manfaat, Diantaranya yaitu:



1. Memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan porositas

2. Campurkan sekam padi bersama media tanam (terutama untuk pot/polybag). Maka tanah akan memiliki sifat gembur dan poros. Tanamanmu menyukai tanah seperti ini. Saya pernah membuka salah satu polibag tanaman cabe saya. Dan wuuuss....akarnya sangat banyak dan merambat keberbagai arah. Ini karena tanah memiliki banyak rongga untuk perkembangan perakaran. Hal yang sama juga saya lihat pada tanaman sirih dan pandan, ketika hendak saya pindahkan ke pot yang lebih besar. Akar mereka banyak, berwarna putih halus.

3. Sebagai mulsa, dan memperindah kebun

Mulsa, adalah lapisan pelindung tanah yang diletakkan disekeliling tanaman. Pemberian mulsa bermanfaat untuk menjaga kelembaban tanah, menghambat gulma dan disukai oleh makhluq makhluq renik yang ada didalam tanah. Mulsa bisa berasal dari kertas koran, kompos, jerami, atau bahkan plastik. Penggunaan sekam padi sebagai mulsa, akan memberikan satu manfaat tambahan bagi anda. Yaitu, kebunmu, atau tanaman tanaman potmu, akan kelihatan lebih bersih, lebih rapi, dan lebih indah dipandang.

5. Sebagai penangkal bekicot dan slug

Bekicot adalah musuh tanaman muda. Demikian juga slug. Slug adalah masih jenis bekicot juga, tapi ia tidak memiliki rumah. Orang orang sering mengiranya lintah, padahal bukan. Baik bekicot maupun slug, menyerang dimalam hari dengan memakan tanaman tanaman muda.

Untuk mengatasi serangan mereka berdua, taburkan sekam disekeliling tanaman. Dijamin mereka tidak berani menjarah tanamanmu. Perut mereka yang lunak tidak akan sanggup melewati sekam padi yang tajam. Tapi jangan lupa, bekicot dan slug juga bisa memanjat. mereka bisa menyerang dari arah atas bila ada jalannya.

6. Sebagai penangkal kucing.

Salah satu hewan yang sering mengganggu di kebun saya adalah kucing. Mereka bermain disitu, dan buang air disitu. Saya selalu menemukan tumpukan ee` mereka di sela sela tanaman yang tentu saja harus saya buang karena itu bukan pupuk kandang. Akhirnya saya menemukan cara yang simpel untuk membuat kucing kucing itu pergi. Saya taburkan sekam padi agak tebal diatas kebun. Saya tutupi dengan merata sehingga tampak seperti mulsa. Ternyata kucing tidak mau main disitu. Bentuk sekam yang tajam tidak mereka sukai. Jangankan buang air, untuk menginjak kebunpun mereka tidak mau

5. Dibakar, untuk campuran media tanam lainnya

Penggunaan sekam padi, bisa juga dibakar lebih dahulu sampai gosong setengahnya (50%) atau gosong penuh (100%), kemudian digunakan sebagai campuran media tanam. Campurlah dengan tanah, dan kompos. keuntungan pakai media tanaman sekam bakar adalah steril, poros, banyak unsur hara, dan ringan sehingga pot tanaman mudah mobilisasinya,


6. Menjaga kondisi tanah tetap gembur karena memiliki porositas yang tinggi dan ringan

7. Memacu pertumbuhan mikroorganisme yang berguna bagi tanaman

8. Mengatur pH tanah pada kondisi tertentu

9. Mempertahankan kelembaban tanah dan tanaman

10. Meningkatkan produksi tanaman

11. Sebagai absorban untuk menekan jumlah mikroba patogen

12. Meningkatkan daya serap dan daya ikat tanah terhadap air.

Beberapa fungsi sekam bakar yaitu:


Untuk pengikat unsur unsur hara dalam tanah, sehingga selalu tersedia untuk tanaman.Untuk memperbaiki tingkat ke asaman tanah.Kandungan silikanya dapat memperkuat daun. Dalam ujicoba, tanaman yang diberi sekam bakar, lebih tegak daun daunnya.Kandunga phospatnya dapat memperkuat tanaman dan mendorong perkembangan sel sel tanaman. Tempat hidup yang bagus bagi jasad renik (mikroba bermanfaat)


Mengolah Sekam Mentah Untuk Media Tanam.

Mengolah sekam memtah untuk media tanam

Fermentasi


Fermentasi sekam mentah bisa dilakukan dengan atau tanpa campuran bahan organik lain. Bahan organik yang bisa dicampurkan bisa kotoran kambing, kotoran sapi, kotoran ayam ataupun dedaunan kering yang sudah dicacah terlebih dahulu. Fermentasi dilakukan secara anaerobik (bahan setengah basah ) untuk mempercepat proses pengomposan menggunakan bantuan starter mikroorganisme seperti EM4 atau merek lain. Semakin banyak tumpukan / gundukan bahan, semakin mempersingkat waktu fermentasi. Boleh juga mengkombinasikan beberapa jenis mikroorganisme agar hasilnya maksimal.

Cara mengolah sekam mentah dengan teknik ini akan meningkatkan mutu sekam baik dengan atau tanpa campuran bahan organik lain. Selain itu, proses fermentasi juga dapat menekan pertumbuhan cendawan dan gulma.

Merendam Kedalam Larutan Fungisida


Opsi ini bisa anda terapkan untuk mencegah adanya cendawan atau jamur. Caranya, rendam sekam mentah ke dalam air yang sudah dicampur dengan fungisida selama minimal 1 jam. Setelah itu sekam ditiriskan dan sudah siap digunakan untuk menanam.

Tunggu Setengah Lapuk


Opsi ini biasanya digunakan oleh para pedagang bunga karena dianggap paling praktis. Para pedagang bunga biasanya mendatangkan sekam mentah dalam jumlah besar kemudian stok ditumpuk di luar ruangan dan didiamkan hingga warnanya berubah menjadi agak kusam. Proses ini memakan waktu cukup lama – hitungan minggu hingga bulan.

Saat menumpuk sekam mentah tersebut jangan ditempatkan dalam wadah  seperti karung karena dalam beberapa minggu sudah terjadi peningkatan suhu yang dengan mudahnya akan melapukkan wadah tersebut.




Berlangganan via Email