Info Corona Update

COVID-19 ID

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL WAFAT
ORANG
Meninggal

Tanaman herbal untuk mengobati ikan sakit

Tanaman herbal untuk mengobati ikan sakit


Tanaman herbal untuk mengobati ikan sakit - Sebagai Peternak ikan hal yang paling menyedihkan adalah ketika ikan yang kita pelihara terserang penyakit namun terkendala biaya membeli obat. Untuk itu kita harus mengenal Salah satu alternatif penanggulangan penyakit ikan air tawar yang aman, dengan menggunakan tanaman herbal sebagai penanggulangan penyakit pada ikan. Bahan obat lain yang relatif lebih aman untuk lingkungan dan efektif dalam mengobati penyakit ikan dapat menggunakan bermacam-macam tanaman obat tradisional.

Negara kita Indonesia sebagai negara tropis memiliki kekayaan tanaman yang berpotensi menjadi obat herbal. Berbagai jenis tanaman yang mengandung senyawa yang bersifat antimikroba banyak di jumpai dan mudah untuk mendapatkannya. Sejumlah tanaman mengandung senyawa bersifat bakterisida atau pembasmi bakteri, dan bakteristatik / penghambat pertumbuhan bakteri.

Dari beberapa percobaan yang di lakukan oleh para ahli dan mahasiswa perikanan bahwa, fitofarmaka terbukti efektif mengatasi penyakit ikan air tawar dan memiliki beberapa keuntungan, seperti :

1. Dapat menjadi bahan alami pengganti antibiotik untuk pengendali penyakit yang disebabkan bakteri yang merugikan dan sumber mulainya sebuah penyakit pada ikan

2. Ramah terhadap lingkungan tidak kalah dengan obat buatan pabrikan yang berbahan non herbal, mudah hancur/terurai, dan tidak menyebabkan residu pada ikan dan manusia.

3. Mudah diperoleh dan tersedia cukup banyak di sekitar kita.

4. Harganya ekonomis dan cukup murah. Bahkan bisa kita peroleh secara gratis

Fitofarmaka yang dapat dijadikan pengganti antibiotik untuk mengatasi penyakit ikan air tawar adalah bawang putih (Allium sativum), dan daun ketapang (Termmalia cattapa). Hasil penelitian lainnya menginformasikan bahan lain yang dijadikan bahan antibiotik adalah daun sirih (Piper betle L), daun jambu biji (Psidium guajava L), jombang (Taraxacum officinale) dan daun sambiloto (Androgaphis paniculata). Daun sirih diketahui berdaya antioksidasi, antiseptik, bakterisida, dan fungisida. Tanaman sambiloto bersifat anti bakteri, sedangkan daun jambu biji selain bersifat anti bakteri juga bersifat anti viral.

Beberapa tanaman obat yang sudah ditelitI oleh peneliti dari BRKP DKP. Tanaman obat dan manfaatnya:

Jenis Tanaman Dosis Perlakuan Kegunaan dan Khasiat

1).  Meniran 4999 mg/l
Rendam selama 4 jam
Manfaat Anti Aeromonas hydrophila

2).  Kipahit
99.999 mg/l
Rendam selama 2,5 jam
Manfaat Anti Mycobacteriosis

3). Daun Semboja
500-600mg/l
Rendam selama 6 jam
Khasiat Anti Aeromonas hydrophila

4). Sambiloto 200-300 mg/l
Rendam selama 12 jam
Kegunaan sebagai Anti Aeromonas hydrophila
400 mg/l Rendam selama 20 jam dapat untuk Meringankan KHV

Penelitian dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang potensi ekstrak daun kipahit (Picrasma javanica) dalam penanggulangan penyakit “mycobacteriosis” pada ikan Gurame telah dilakukan di Laboratorium penyakit ikan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, Bogor. Ekstrak daun kipahit secara invitro pada berbagai dosis diuji efektifitasnya terhadap bakteri Mycobacterium fortuitum. LC50 bakteri Mycobacterium fortuitum dan toksisitas ektrak daun juga diuji terhadap ikan uji. Kegunaan ekstrak daun juga diuji bagi pengobatan ikan Gurame yang telah diinfeksi oleh bakteri Mycobacterium fortuitum pada level 108 cfu/ml.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kipahit pada level konsentrasi 10.000 mg/l dapat menghambat pertumbuhan bakteri uji, sedangkan perendaman ikan uji yang terinfeksi bakteri dengan dosis yang sama dengan lama perendaman 3 jam dapat digunakan untuk pengobatan penyakit Mycobacteriosis.

Penggunaan bahan-bahan alami digunakan untuk pengendalian jamur antara lain dapat menggunakan kunyit, bawang putih, daun sirih, daun pepaya dan brotowali. Bahan-bahan ini dapat berguna untuk membasmi penyakit jamur yang menempel pada tubuh ikan, walaupun dalam membasmi suatu penyakit dengan menggunakan bahan-bahan alami memiliki waktu yang lama.

Kemudian dari ke-5 bahan-bahan alami yang dapat menyembuhkan penyakit jamur pada ikan yaitu bawang putih. Sumber lain menyampaikan informasi adanya manfaat dari tanaman alami untuk obat.

 Tanaman obat dan manfaatnya

No. Jenis Tanaman Dosis

Peruntukan/Khasiat

1. Bawang putih 25mg/l Obati serangan Aeromonas hydrophila pada ikan patin

2. Daun sirih 2gr/60ml Obati serangan Aeromonas hydrophila pada ikan lele

3. Daun jambu biji 0,2gr/60ml Obati serangan Aeromonas hydrophila pada ikan lele

4. Daun sambiloto 2gr/60ml Obati serangan Aeromonas hydrophila pada ikan lele

5. Daun jombang dan ketapang 60gr/l Obati serangan Aeromonas hydrophila pada ikan patin


Pengobatan penyakit pada ikan dengan cara herbal banyak mulai dilakukan, dengan tujuan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Penggunaan tumbuhan obat tradisional dalam pencegahan dan pengobatan penyakit ikan memiliki kelebihan antara lain mudah diperoleh, murah, efektif untuk mencegah dan mengobati penyakit ikan, dan relatif aman bagi ikan, lingkungan, dan manusia yang mengonsumsinya (konsumer).

Selain itu, kelebihan lainnya adalah tidak menimbulkan resistensi pada pathogen.

Bawang putih

fungsi : pencegahan atau pengobatan penyakit bakteri
dosis : 10-20 gr/ kg pakan
aplikasi : tumbuk bawang putih, campurkan ke dalam telur ayam yg sdh di kocok terlebih dahulu lalu dicampur dengan pakan atau pelet. setelah dicampur rata, keringkan dgn pelet.

Kunyit

fungsi : pencegahan a/ pengobatan penyakit bakteri
dosis : 2,5 gr perasan kunyit/liter air
aplikasi : - tumbuk/blender kunyit, peras, lalu tambah air
- campurkan dalam pelet atau pakan.

Ragi/Yeast

fungsi : pencegahan atau pengobatan penyakit bakteri
dosis : 0.1 - 1 % ragi roti dalam pakan
aplikasi : campurkan ke dalam telur ayam (sudah kocok) dan campur dgn pakan atau pele

Daun Sirih

fungsi : pencegahan atau pengobatan penyakit bakteri, parasit (8,3ppt) dan anti jamur
dosis : 2 gr/60 ml air
aplikasi : direbus dgn air,setelah dingin rendam ikan yg terkena penyakit

Daun pepaya

fungsi : pencegahan atau pengobatan penyakit bakteri
dosis : 2 gr/60 ml air
aplikasi : diremas lalu campur dgn air, rendam ikan yg terkena penyakit selama 24 jam

Buah Mengkudu

Fungsi : pencegahan atau pengobatan penyakit bakteri
Dosis : 5 buah / 10mtr2 luas kolam
Aplikasi : Buah Mengkudu diiris kecil-kecil, direndam dalam air probiotik 1 x 24 jam
               Ditebarkan ke kolam secara merata beserta air rendamannya.

Buah Mahkota Dewa

Fungsi : pencegahan atau pengobatan penyakit bakteri
Dosis   : 5 buah/ 10mtr2 luas kolam
Aplikasi : Kupas kulit buah mahkota dewa, jemur sampai kering. Rendam daun mahkota dewa yg kering dalam probiotik 1 x 24 jam dan tebarkan secara merata ke kolam beserta air rendamannya.
note:

aplikasi herbal dilakukan secara terus menerus dengan selang waktu 1 minggu
(1 minggu penggunaan dan 1 minggu tidak)
sebaiknya penggunaan obat herbal tidak hanya 1 jenis tetapi kombinasi dari bbrp jenis herbal.

Saat ini kian banyak yang sadar akan kegunaan obat-obatan alami atau herbal untuk mengatasi penyakit pada ikan lele. Hal ini seiring dengan semakin banyaknya temuan penelitian yang mengungkap khasiat sejumlah tanaman dan bumbu dapur untuk memperbaiki kondisi kesehatan lele. Bahan-bahan yang sudah teruji diantaranya adalah bawang putih, mengkudu, temulawak, kunyit, meniran, ragi, daun sirih, dun sambiloto, daun pepaya, daun jambu biji, daun paci-paci, segala pahit-pahitan, dan masih banyak lainnya.

Menambah Nafsu Makan Pada Lele
jangan remeh kan temulawak yang bisanya kita tidak sadar/tidak tahu itu namanya. tanpa kita sadari bahwa temulawak  bisa lho buat menambah nafsu makan ikan lele. ni buat yang punya lele tidak semangat makanya ini obatnya.

untuk menambah nafsu makan ikan lele metode herbal.  di campur dengan pakan. 0.2 : 0,25 : 1 kg gram:
0.2 kg temulawak, (curcuma) "bahasa latinya"
0,25 kg air (di usahakan air hangat) karna dengan keadaan hangat sari temulawak akan terangkat secara maksimal)
1 kg pakan / pelet.

pembuatan :

1. parut temulawak
2. campur dengan air hangat 0.25
3. peras dan saring parutan temulawak tadi
4. campurkan air perasan temulawak tadi dengan pelet sebanyak 1 kg.
5. diamkan selama 10 menit.
nb. setelah di camput jangang lebih dari 8 jam.

Tidak hanya manusia yang cocok mengkonsumsi herbal untuk menyembuhakan penyakit, namun hewan pun perlu mendapat pengobatan atau pencegahan serangan penyakit. Seperti dalam artikel ini yang membahas Tanaman herbal untuk mengobati ikan sakit secara gamblang, sebagai peternak ikan wajib menggunkan pengobatan herbal untuk menyehatkan peliharaahnnya agar sehat dan bobot ikan menjadi mantap.

Berlangganan via Email